Thursday, June 11, 2015

Alhamdulillah, Usai sudah Pengukuhan Guru Besar Hari Ini

Setelah hampir sebulan persiapan pengukuhan saya sebagai  guru besar , alhamdulillah hari ini telah terlaksana dengan sukses dan khitmad.
Dimulai dengan penentuan tanggal pengukuhan yang maju -mundur menyesuaikan jadwal para anggota senat dan jadwal lain , akhirnya 11 Juni , Kamis ditetapkan sebagai hari penetapan sidang senat terbuka , pengukuhan guru besar Universitas Lambung Mangkurat .

Persiapan yang bertepatan dengan jadwal ujian cukup menyulitkan saya, untuk mendapat dukungan dari tim Dosen PSKM yang sedang sibuk meyiapkan dan melaksanakan UAS. Sehingga harus dijalani pontang-panting sendiri.
Karena  harus bolak-balik Banjarbaru dan Banjarmasin mengejar rektor dan pejabat lain membuat tidak lagi sempat makan siang datau makan malam terlambat, dan akhirnya H-5 badan ini KO dan harus tepar di Rumah sakit, sempat mendapatgerojokan infus dan obat - obatan untuk mengatasi gastitis erosif yang tak tertahankan sakitnya. Praktis seperti ditusuk-tusuk jarum dan diiris silet.
Bahkan melena pun ikut-ikutan cari perhatian. Total Bedrest kata internist yang merawatku.
Dan sehari menjelang hari H aku dan suami meminta ijin untuk pulang paksa karena harus gladi bersih dan menjalani pengukuhan . Meski kondisi 70 % kupaksakan ke venue pengukuhan , dan hasilnya pulang sesampai dirumah pingsan--syncope, untuk tidak berlangsung lama.
Beruntung ada sahabat saya Rahmi Fauziah , yang selalu mendukung saya dalam persiapan ini.

Acara mendapat dukungan mahasiswa yang telah lulus, Aprizal dan kawan-kawan terimakasih meskipun kalian telah lulus namun ketika ibu memerlukan bantuan kalian, kalian siap full team dan penuh kekompakan.

Dalam kesempatan kali ini saya menyampaikan terimakasih atas kehadiran langsung undangan rekan kerja, akademisi , keluarga dan sahabat ,diantaranya :
Akademisi :
Dr.dr. Parlindungan SpAK
Dr. dr.Ari Yunanto SpAK
Dr. dr . Edi Hartoyo ,SpA
Dr. Eko
Fujiati.MKes
Dr. Layla Zahro, ST.MT
Hilda, MT

Team Museum Rekord Indonesia ( MURI )
Paulus Pangka SH


Keluarga
Keluarga Inti Blitar dan Lamongan 
Prof.Dr. Samsul,SH,MH dan istri
Dike,SKM,MKes dan Dimas ,SH,MH

Sahabat
dr. Sigit Subagyo dan dr.Dwi Atmi
dr. Kartika Hendarania ,Sp.Ort.
Abdul Manab,SKM
Kang Tuji dan Istri
Rahmi Fauziah,S.Psi,M.Psi

Kolega /Mitra/Perusahaan
H.Aulia,SKM
Arleen Herawati, SE,Akt,MAcc. dan suami
PT. Adaro Logistic
PT. Indonesia Bulk Terminal
PT. SDM
PT.Puradika Bongkar Muat MAndiri [ PBMM ]
PT. Bank Nasional Indonesia
PT. Surveyor Indonesia
PT. Bank Mandiri
PT.BPD Kalsel
Balai Hyperkes Kalimantan Selatan



Saturday, May 16, 2015

Seminar Gerakan Menulis Fakultas Kedokteran Brawijaya hingga Profesor Sufi yang Humble

Produktivitas dosen yang bergelar master dan doktor bahkan Profesor di Indonesia dinilai rendah . Sehingga Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya merasa perlu  untuk melecut  profesional pendidik di lingkungan Fakultas Kedokteran Barwijaya meningkatkan produktivitas ilmiahnya baik melalui penelitian , jurnal dan buku .
Saya berkesempatan untuk diminta sebagai pembicara dalam seminar ini . Sebetulnya kalau dibilang pembicara sebetulnya bukan dan tidak pantas, mungkin yang paling tepat adalah sharing session , berbagi pengalaman meneliti , menulis jurnal baik nasional atau internasional dan beberapa buku yang diterbitkan oleh  penerbit nasional.

Senang sekali bergaul dengan para cedik-pandai dilingkungan Univ. Brawijaya, yang sangat menjunjung nilai ilmiah tanpa memandang usia. Dimana ilmu dapat ditimba mereka akan menimba ilmu , meskipun dari dosen "ingusan" seperti saya para profesor, doktor yang usia diatas saya mereka antusios dan penuh respek mengikuti seminar.
Dua Jempot saya acungkan buat civitas akademika Brawijaya. Semangat ilmiah yang telah terbangun semoga semakin terbangun dan kita semakin dewasa dalam membangun budaya ilmiah .

Profesor Humble dan penganut sufisme 

Sehingga dimasa depan tidak terdengar lagi para PhD ,Doctor yang telah bersusah payah menuntut ilmu diluar negeri pulang ke Brawijaya  merasa tidak betah karena keilmuanya tidak dihargai , tidak diberi kesempatan , masih memandang dipandang yunior dan selalu dosen senior ( usia lanjut ) harus lebih pintar.

 Tetapi "saya tidak melihat hal ini di Univ. Brawijaya , Para senior menghargai keilmuan sesorang bukan berdasarkan umur tetapi murni ilmiah , Profesor senior pun tidak emosi saat disanggah oleh seorang doktor muda, master muda  ............"  
Respect dan kagum  buat para profesor senior Brawijaya yang sanggup membuang ego diwilayah ilmiah...

Tidak salah saya menempuh ilmu doktoral saya di Brawijaya. Para Profesor Humble dan sudah pada taraf pencapaian pemahaman sufisme.
Lengkap sudah  IQ dan SQ...

Friday, May 15, 2015

MENULIS DAN PUBLIKASI JURNAL , HATi-HATI SALAH PILIH.

Salah tugas dosen dalam mengamalkan Tridarma adalah hal wajib . Melakukan penelitian dan membimbing penelitian adalah pekerjaan kegiatan  tidak lepas dari keseharian seorang dosen. Berawal dari proposan penilitian , persiapan alat penelitian  terjun ke lapangan , mengolah data membuat laporan hasil penelitian .

Tapi Uuuuupppsz... jangan berhenti di sini , satau step yang sangat penting di dunia keilmuan dan moral ilmiah adalah share hasil penelitian dengan penelitian lain atau pelaku lapangan lain .  Caranya ?
Dalam scoop kecil melalui peer discussion , poster ilmiah , seminar ilmiah dan di jurnalkan dalam penerbit jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional

 Kiprah Indonesia dalam dunia Ilmiah masih kecil ,

 Indonesia harus meningkatkan kiprahnya dalam dunia ilmiah , berperan dalam kemajuan zaman , bukan hanya menikmati hasil penelitian bangsa lain , dan produk hasil Research and development bangsa lain . 
Tetapi jangan salah memilih penerbit jurnal yang akan beri kepercayaan menerbitkan jurnal Anda. Berikut tips yang semoga berguna bagi kawan-kawan peneliti :
  1.  Pastikan Anda telah introspeksi apakah penelitian yang akan di jurnalkan adalah hak intelektual Anda,  dan jauh dari plagiasi , karena sekali tertangkap sebagai plagiat Anda akan mendapatkan black list atau bahkan Akan tertutup pintu menggapai level keilmuan tertinggi.
  2. Terjemahkan journal Anda dalam bahasa Inggris yang benar , hal ini sebetulnya dapat dibantu menggunakan google translate , google translate sebenarnya sudah bagus menterjemahkan , namun dengan satu syarat journal bahasa Indonesia  yang yang diterjemahkan harus dalam tata bahasa dan kosa kata yang baku . Hasil terjemah dimintakan kepada translator untuk dilakukan double check koreksi. Namun jika mau mudah datang ke lab. bahasa minta tolong di terjemahkan , bulan bermaksud promo bisa coba  ke EF , IELT
  3. Hati - hati jurnal bodong , alias abal-abal yang dikelola oleh oknum yang memanfaatkan kesulitan menembus jurnal internasional. 
  4. Pilihlah jurnal yang diakui baik nasional dan internasional yang memiliki standar penulisan dan reviewer berkualitas. 
  5. Jurnal yang akan Anda pilih sebaiknya adalah jurnal yang ter-index dalam daftar jurnal yang di buat oleh Scimago dalam Scimago Journal Rank dapat di check di link  http://www.scimagojr.com/journalsearch.php
  6. Harus diperhatikan nilai index atau scor dalam SCI menentukan berapa besar journal Anda nanti dinilai sebagai Kum kredit Anda.
  7. Share journal Anda pada journal yang telah Anda tetapkan  sehingga bisa di baca , dan menjadi referensi peneliti lain. 
  8. Ingat journal yang Anda terbitkan memiliki tanggung jawab moral terhadap keilmuan secara penuh , karena akan sah untuk dijadikan referensi secara internasional. Untuk itu alat , metode , fakta dan pengolahan data dalam proses penelitian harus dilakukan dengan baik dan benar.
Demikian share yang dapat  saya  tuliskan , semoga dapat  bermanfaat bagi teman -teman dosen , peneliti yang ingin hasil penelitiannya dapat di kenal dan memabawa kebaikan bagi umat manusia yang lebih luas.
Tidak hanya berhenti  menjadi tumpukan kertas dokumen yang bisa jadi dalam 3 tahun lagi akan menjadi onggokan kerja di lokasi pembuangan sampah.

Thursday, May 14, 2015

KINI SAATNYA PROFESOR TIDAK HANYA ORANG SENIOR [ USIA LANJUT ] DAN BERAMBUT PUTIH...!!!






Paradigma lama bahwa profesor adalah orang tua yang telah lama meniti karir dari awal hingga tiba saat tua baru menggapai gelar profesor  , bersama ini saya ingin ikut ambil andil dalam mengguncang paradigma ini  bersama beberapa profesor muda yang telah lebih dulu mengapaii gelar keilmuan ini.
Saya ingin melecut para  doktor baik lulusan dalam maupun luar negeri , PhD  bahwa menjadi profesor adalah hak Anda untuk diraih , bukan ditunggu . Ayo raih hak Anda dengan giat mengasah ilmu menghilangkan  malas yang menumpulkan , menggelorakan pola pikir ilmiah –penelitian dan tidak menyerah menyusun jurnal berstandar internasional.

Memang tidak mudah tapi bisa dilakukan, saya perempuan kecil yang sering dikira mahasiswa S1 semester 3 terbukti bisa , saya yang pernah dikatakan malnutrisi oleh seorang dokter yang memeriksa saya terbukti bisa. Come on..........
Para Doktor, mari bersama semarakkan dunia pendidikan dengan budaya ilmiah , budaha sportif saling mendukung , menghilangkan senioritas/usia. Ilmu dimana-mana semua bisa memetiknya, kapan pun dan dimana pun. Menjadi tua adalah hukum alam namun menjadi lebih pintar tergantung usaha.

Saturday, January 25, 2014

Terlalu Lama Bekerja dalam Ruang berAC dan Lembur Malam Mandi Air Dingin beresiko terkena Bell's Palsy

Pengertian

Bells’ palsy adalah suatu kelainan pada saraf wajah yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan tiba – tiba pada otot di satu sisi wajah dan menyebabkan wajah miring/ mencong. Berbeda dari Gangguan Peredaran Darah Otak , kelumpuhan wajah sesisi ini tidak dibarengi dengan kelumpuhan anggota badan/tubuh lainnya

Penyebabnya

 Penyebabnya tidak di ketahui, tetapi di duga terjadi pembengkakan pada saraf wajah sebagai reaksi terhadap virus, penekanan atau berkurangnya aliran darah.
Beberapa contoh menurut literatur
  • Angin dingin dari arah depan ini membuat saraf di sekitar wajah sembab lalu membesar ”Saraf itu bernama Nervous Facialis”.
  • Akibatnya saraf terjepit, ini yang menyebabkan kelumpuhan dan hal ini biasanya di alami oleh pengendara sepeda motor yang melakukan perjalanan jauh dan mereka tidak menggunakan helm fullface.
  • Terlalu lama  berada di dalam ruang ber -AC.
  • Mandi air dingin di malam hari .
Adapun penyakit lain yang bisa menyebabkan kelumpuhan saraf wajah :
  • Tumor otak yang menekan saraf
  • Kerusakan saraf wajah karena infeksi virus
  • Infeksi telinga tengah
  • Penyakit lyme
  • Patah tulang di dasar tenggkorak

Diagnosa 

ditegakkan berdasarkan gejalanya serta dapat dilihat dari riwayat penyakit atau hasil pemeriksaan CT scan, MRI.
Tidak ada pemeriksaan khusus untuk menegakan diagnosa bell’s palsy.

Gejala

1.      Bell ’s palsy  terjadi secara tiba – tiba. Beberapa jam sebelum terjadi kelemahan pada otot  wajah, penderita merasakan nyeri di belakang telinga.
2.      Kelemahan otot yang terjadi bisa ringan sampai berat, tetapi selalu pada sisi wajah. Sisi wajah yang mengalami kelumpuhan menjadi datar dan tanpa ekpresi, tetapi penderita seolah – olah wajahnya terpuntir.
3.      Sebagian besar penderita mengalami mati rasa atau merasa ada beban di wajahnya, meskipun sebetulnya sensasi wajah adalah normal.
4.      Jika bagian atas wajah juga terkena, maka penderita juga akan mengalami kesulitan dalam menutup matanya di sisi yang terkena. 

Pengobatan

  1. Tidak ada pengobatan khusus untuk bell’s palsy.
  2. Beberapa ahli percaya kortikoseteroid misalnya ”prednison” harus di berikan dalam waktu tidak lebih dari 2 hari setelah timbulnya gejala dan di lanjutkan sampai 1 – 2 minggu.
  3. Jika kelumpuhan otot wajah menyebabkan mata tidak dapat tertutup rapat, maka mata harus di lindungi dari kekeringan.
  4. Tetes mata pelumas digunakan setiap beberapa jam. Pada kelumpuhan yang berat, pemijatan pada otot yang lemah dan perangsangan sarafnya bisa memebantu terjadinya kekauan otot wajah.

Saran

  1.  Gunakan helm full-face yang benar, merupakan salah satu cara agar terhindar dari bell’s palsy. (Pilihlah helm yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar
  2. Jika tidur menggunakan kipas angin , jangan biarkan kipas angin menerpa           wajah langsung .
  3. Kalau sering lembur hingga malam, jangan mandi air  dingin di malam hari . Selain tidak bagus untuk jantung, juga tidak baik untuk kulit dan syaraf .
  4. Setelah berolah raga  berat, JANGAN LANGSUNG mandi atau mencuci wajah dengan air  dingin .


Thursday, January 16, 2014

Sakit Mata Merah , Penyakit Remeh yang bikin Jam Kerja Hilang

Penyakit mata , penyakit remeh bagi banyak orang , namun penyakit mata sering menggganggu dan menyebabkan seorang pekerja tidak dapat masuk kerja. Alasan tidak masuk kerja a.l. :
  1. Mata sakit dan berat 
  2. Mata Kabur
  3. Malu mata merah dan ada kotoran.
  4. Khawatir menular kepada karyawan lain .
  5. Dokter perusahaan memberikan istirahat dengan maksud memotong rantai penularan , karena secara umum penyakit mata dikatakan sangat menular. 
  • Berikut informasi singkat yang mungkin dapat membantu: