Saturday, January 25, 2014

Terlalu Lama Bekerja dalam Ruang berAC dan Lembur Malam Mandi Air Dingin beresiko terkena Bell's Palsy

Pengertian

Bells’ palsy adalah suatu kelainan pada saraf wajah yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan tiba – tiba pada otot di satu sisi wajah dan menyebabkan wajah miring/ mencong. Berbeda dari Gangguan Peredaran Darah Otak , kelumpuhan wajah sesisi ini tidak dibarengi dengan kelumpuhan anggota badan/tubuh lainnya

Penyebabnya

 Penyebabnya tidak di ketahui, tetapi di duga terjadi pembengkakan pada saraf wajah sebagai reaksi terhadap virus, penekanan atau berkurangnya aliran darah.
Beberapa contoh menurut literatur
  • Angin dingin dari arah depan ini membuat saraf di sekitar wajah sembab lalu membesar ”Saraf itu bernama Nervous Facialis”.
  • Akibatnya saraf terjepit, ini yang menyebabkan kelumpuhan dan hal ini biasanya di alami oleh pengendara sepeda motor yang melakukan perjalanan jauh dan mereka tidak menggunakan helm fullface.
  • Terlalu lama  berada di dalam ruang ber -AC.
  • Mandi air dingin di malam hari .
Adapun penyakit lain yang bisa menyebabkan kelumpuhan saraf wajah :
  • Tumor otak yang menekan saraf
  • Kerusakan saraf wajah karena infeksi virus
  • Infeksi telinga tengah
  • Penyakit lyme
  • Patah tulang di dasar tenggkorak

Diagnosa 

ditegakkan berdasarkan gejalanya serta dapat dilihat dari riwayat penyakit atau hasil pemeriksaan CT scan, MRI.
Tidak ada pemeriksaan khusus untuk menegakan diagnosa bell’s palsy.

Gejala

1.      Bell ’s palsy  terjadi secara tiba – tiba. Beberapa jam sebelum terjadi kelemahan pada otot  wajah, penderita merasakan nyeri di belakang telinga.
2.      Kelemahan otot yang terjadi bisa ringan sampai berat, tetapi selalu pada sisi wajah. Sisi wajah yang mengalami kelumpuhan menjadi datar dan tanpa ekpresi, tetapi penderita seolah – olah wajahnya terpuntir.
3.      Sebagian besar penderita mengalami mati rasa atau merasa ada beban di wajahnya, meskipun sebetulnya sensasi wajah adalah normal.
4.      Jika bagian atas wajah juga terkena, maka penderita juga akan mengalami kesulitan dalam menutup matanya di sisi yang terkena. 

Pengobatan

  1. Tidak ada pengobatan khusus untuk bell’s palsy.
  2. Beberapa ahli percaya kortikoseteroid misalnya ”prednison” harus di berikan dalam waktu tidak lebih dari 2 hari setelah timbulnya gejala dan di lanjutkan sampai 1 – 2 minggu.
  3. Jika kelumpuhan otot wajah menyebabkan mata tidak dapat tertutup rapat, maka mata harus di lindungi dari kekeringan.
  4. Tetes mata pelumas digunakan setiap beberapa jam. Pada kelumpuhan yang berat, pemijatan pada otot yang lemah dan perangsangan sarafnya bisa memebantu terjadinya kekauan otot wajah.

Saran

  1.  Gunakan helm full-face yang benar, merupakan salah satu cara agar terhindar dari bell’s palsy. (Pilihlah helm yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar
  2. Jika tidur menggunakan kipas angin , jangan biarkan kipas angin menerpa           wajah langsung .
  3. Kalau sering lembur hingga malam, jangan mandi air  dingin di malam hari . Selain tidak bagus untuk jantung, juga tidak baik untuk kulit dan syaraf .
  4. Setelah berolah raga  berat, JANGAN LANGSUNG mandi atau mencuci wajah dengan air  dingin .


Thursday, January 16, 2014

Sakit Mata Merah , Penyakit Remeh yang bikin Jam Kerja Hilang

Penyakit mata , penyakit remeh bagi banyak orang , namun penyakit mata sering menggganggu dan menyebabkan seorang pekerja tidak dapat masuk kerja. Alasan tidak masuk kerja a.l. :
  1. Mata sakit dan berat 
  2. Mata Kabur
  3. Malu mata merah dan ada kotoran.
  4. Khawatir menular kepada karyawan lain .
  5. Dokter perusahaan memberikan istirahat dengan maksud memotong rantai penularan , karena secara umum penyakit mata dikatakan sangat menular. 
  • Berikut informasi singkat yang mungkin dapat membantu:

Thursday, January 9, 2014

Informasi AIDS di tempat Kerja

Pengusaha wajib memberikan pembinaan kesehatan kerja bagi karyawan, dan termasuk di dalamnya adalah memberikan  infoemasi dan pengetahuan mengenai AIDS/ HIV.

Tuesday, October 8, 2013

PEMERIKSAAN KESEHATAN SEBELUM BEKERJA , APA SICH GUNANYA ?


Pre employeement medical check up atau check medical sebelum bekerja suatu hal yang lumrah dilakukan oleh perusahaan yang memperhatikan kesehatan dan keselamatan calon pekerja. Pemeriksaan ini diperuntukkan bukan saja untuk kepentingan perusahaan tetapi untuk kepentingan calon karyawan.

Apa untuk kepentingan perusahaan ? bukankah biayanya mahal apa bukan pemborosan tuch..


Sepintas memang pemborosan karena baru calon karyawan  saja sudah harus di periksa kesehatanya, apalagi belum tentu kondisi kesehatan baik, dan kalau hasil kesehatannya tidak sesuai dengan yang diharapkan maka perusahaan keluar biaya "percuma". Biaya medical check up di laboratorium yang bagus berkisar 550.000 - 800.000.
Kira-kira begitulah mungkin pandangan beberapa perusahaan yang belum concern dalam pemeliharaan kesehatan dan kesalamatan kerja karyawan ( K3 ).

HRD dan dokter perusahaan 


Salah satu job goal HRD bertugas menyediakan calon karyawan yang berkompetensi sesuai pekerjaan yang akan diemban dan dalam kondisi kesehatan prima, sehingga dalam memenuhi tugas ini HRD bekerjasama dengan dokter perusahaan memastikan kondisi karyawan yang direkrut dalam kondisi kesehatan yang opimal. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung produktivitas dan performa perusahaan karena di jalankan oleh karyawan yang sehat. Menurunkan lost time karena karyawan sakit  sehingga perusahaan harus membayar gaji karyawan yang sakit, perusahaan akan kehilangan momen karena skill karyawan yang sakit tidak bisa di pergunakan , perusahaan akan kehilangan waktu karyawan lain karena mengurusi karyawan yang sakit, dan satu lagi perusahaan harus mengeluarkan biaya pengobatan .
Inilah kira-kira  rantai kerugian perusahaan jika karyawan yang bekerja tidak dalam kondisi prima.

Apa manfaat bagi calon karyawan?


Kadang hasil medical check up tidak diberitahukan kepada calon karyawan dan langsung dikirimkan oleh laboratorium pemeriksa ke perusahaan , karena  ini adalah hak perusahaan. Namun calon karyawan harus yakin bahwa perusahaan akan menjalankan proses rekrutmen secara profesional. Jika hasil pemeriksaan kesehatan  tidak optimal maka calon karyawan tidak akan diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Lantas haruskan calon karyawan kecewa kalau tidak lolos medical check up?


Perusahaan yang sudah establish , memperhatikan K3 , akan tidak menerima karyawan yang kondisi kesehatan dan kompetensinya tidak mendukung pekerjaannya, karena jika hal ini dilakukan maka akan membahayakan karyawan sendiri . Karyawan yang tidak fit to job jika dihadapkan dalam lingkungan kerja dengan berbagai resiko paparan akan mengakibatkan kondisi kesehatan menurun dan menjadikan sakit akibat pekerjaan ( PAK ), dan ini akan merugikan  keseahatan karyawan .

Medical check up sebelum kerja , adalah bentuk perlindungan perusahaan kepada karyawan


Ya, atas dasar diatas pemeriksaan sebelum bekerja memang diperuntukan untuk melindungi karyawan, jika perusahaan tidak peduli akan hal ini maka perusahaan bisa saja tetap memperkerjakan karyawan tersebut dengan berbagai cara, misalnya kerja dengan sistem kontrak.
Link persiapan kesehatan sebelum bekerja http://wahyudikuncoro.blogspot.com/2010/06/persiapan-sebelum-medical-check-up.html

Friday, September 13, 2013

Keselamatan Dan Kesehatan Kerja , Buku buah karya diterbitkan EGC

Setelah beberapa lama menunggu konfirmasi dari penerbit buku-buku kedokteran di Jakarta untuk penerbitan buku yang aku susun bersama dr. Wahyudi Kuncoro, akhirnya buku keselamatan dan kesehatan kerja , konsep, perkembangan dan implementasi budaya kerja terbit.
Setelah draft kami kirim , team EGC mereview dan mereka merespon baik draft buku yang kami tulis, editor mengirim beberapa koreksi minor untuk kami perbaiki, kemudian kami kirim kembali koreksi yang telah kami lakukan.
Penerbit EGC mengirimkan draft agreement mengenai penerbitan yang berlaku bagi semua pengarang buku EGC, dan beberapa bulan kemudian buku terbit. Dan kami mendapat 10 eksemplar buku.
Dengan terbitnya buku ini memacu saya untuk segera bisa berkarya lebih banyak dan lebih baik. 
Mahasiswa dan praktisi keselamatan dan kesehatan kerja jika ingin memperkaya pengetahuan mengenai kesehatan keselamatn kerja -- budaya kerja tidak salah jika memutuskan untuk membaca buku ini.


Sunday, August 11, 2013

LUKA BAKAR DAN PERTOLONGAN PERTAMANYA

Luka Bakar ditangani dengan cara "TARZAN"

Luka bakar sering terjadi di tempat kerja , dan penanganan yang dilakukan seringkali dengan cara "tarzan" alias tidak menurut kaidah kesehatan yang baik . Tidak jarang apapun disekililingnya bisa dioleskan pada luka bakar oleh orang-orang sekitarnya dengan maksud menolong.  Jika kebakaran terjadi di work shop / bengkel bisa jadi oli, bensin ,alkohol, minyak rem menjadi pilihannya, apakah ini menolong ??, ternyata tidak bahkan akan memberikan resiko lanjutan mis. infeksi, menghambat penanganan lanjutan , menghambat penyembuhan  dan toxicity.
Jika Luka bakar di kantin / dapur  maka minyak ,kecap, odol/ pasta gigimenjadi pilihan favorin ibu-ibu atau cheff.
Untuk memberikan sedikit gambaran cara penanganan luka bakar di tempat kerja berikut cara yang bisa dilakukan.

Click untuk memperbesar poster.

Wednesday, July 10, 2013

BUKU BUAH KARYAKU

Mungkin aku tidak pandai berucap , sehingga buku bisa menggantikan lidah untuk mengucap apa yang terendap di dalam otak, semoga bisa bisa membantu pembelajar dan bermanfaat bagi umat.